Japan Trip - Day 15 : Finale! Back to Osaka
Hari ini hari terakhir kami di Jepang, dan kami harus kembali ke Osaka. Sebenarnya dari Tokyo ke Osaka kurang lebih hanya 4 jam saja. Dan kita masih sempet ngider di Tokyo atau bahkan ke Nikko kalo mau.
Tapi karena udah hari terakhir, tenaga uda terkuras habis dan saya yang sedang hamil walopun waktu itu gak tau, jadinya udah gak semangat mau ke Nikko. Jadi kita putusin pagi-pagi langsung ke Osaka aja dan jalan-jalan santai di Osaka.
Tapi bener deh, apa karena bawaan orok atau apa, hari terakhir ini asliii saya uda males banget. Sampe setelah diliat-liat kok ya foto aja sampe gak ada loh :D Oh ya, di hari terakhir ini emang saya udah curiga hamil karena udah tau telat seminggu. Jadinya udah gak konsen dan mulai khawatir gimana kalo beneran hamil disaat masih harus terbang dengan pesawat dll. Jadinya lah kurang enjoy di hari terakhir ini.
By the way, dalam perjalanan ke Osaka, kita akhirnya sempet liat Mount Fuji yang gagah itu. Akhirnya kita berhasil foto Mount Fuji walopun cuma dari kereta. Foto ini mau ta' jadikan motivasi untuk kembali ke Jepang lagi :D
Sesampainya di Osaka, setelah check-in, Hubby pengen beli alat-alat badminton favoritnya, dan udah research di mana belinya. Jadi setelah istirahat sejenak, kami langsung menuju ke toko yang dimaksud. Lumayan jauh dan terpencil, tapi seru juga liat sisi lain Osaka yang gak ada turisnya.
Banyak tempat-tempat indah di Osaka seperti Osaka Castle, Shinsekai, dll, tapi kita bener-bener udah keabisan tenaga dan milih pulang dan istirahat aja di hotel. Malamnya sempat keluar dan makan malam sebentar, dan kembali ke hotel untuk istirahat, karena besok pagi-pagi udah harus ke airport.
Berakhir sudah perjalanan honeymoon kami di Jepang selama 14 hari. Terima kasih untuk yang sudah membaca perjalanan kami dari hari pertama sampai hari terakhir ini. Semoga apa yang saya tulis bisa membantu kalau ada yang sedang merencanakan perjalanan ke Jepang.
Banyak suka dan duka yang kami alami, yang semuanya membuat kami belajar untuk menerima kelebihan dan kekurangan kami masing-masing. Mulai dari nyasar, salah pesen makanan yang gak enak, kudu jalan kaki berkilo-kilo, tapi semuanya kita jalani dengan penuh tawa dan keceriaan. Jepang juga mengajarkan kami banyak hal tentang kesadaran akan kebersihan, sopan santun, budaya antri, dan banyak lagi.
Kami bener-bener jatuh cinta dengan Jepang, dan surely kami akan kembali suatu hari nanti. Arigatou, Jepang!
Tapi karena udah hari terakhir, tenaga uda terkuras habis dan saya yang sedang hamil walopun waktu itu gak tau, jadinya udah gak semangat mau ke Nikko. Jadi kita putusin pagi-pagi langsung ke Osaka aja dan jalan-jalan santai di Osaka.
Tapi bener deh, apa karena bawaan orok atau apa, hari terakhir ini asliii saya uda males banget. Sampe setelah diliat-liat kok ya foto aja sampe gak ada loh :D Oh ya, di hari terakhir ini emang saya udah curiga hamil karena udah tau telat seminggu. Jadinya udah gak konsen dan mulai khawatir gimana kalo beneran hamil disaat masih harus terbang dengan pesawat dll. Jadinya lah kurang enjoy di hari terakhir ini.
By the way, dalam perjalanan ke Osaka, kita akhirnya sempet liat Mount Fuji yang gagah itu. Akhirnya kita berhasil foto Mount Fuji walopun cuma dari kereta. Foto ini mau ta' jadikan motivasi untuk kembali ke Jepang lagi :D
Sesampainya di Osaka, setelah check-in, Hubby pengen beli alat-alat badminton favoritnya, dan udah research di mana belinya. Jadi setelah istirahat sejenak, kami langsung menuju ke toko yang dimaksud. Lumayan jauh dan terpencil, tapi seru juga liat sisi lain Osaka yang gak ada turisnya.
Banyak tempat-tempat indah di Osaka seperti Osaka Castle, Shinsekai, dll, tapi kita bener-bener udah keabisan tenaga dan milih pulang dan istirahat aja di hotel. Malamnya sempat keluar dan makan malam sebentar, dan kembali ke hotel untuk istirahat, karena besok pagi-pagi udah harus ke airport.
Berakhir sudah perjalanan honeymoon kami di Jepang selama 14 hari. Terima kasih untuk yang sudah membaca perjalanan kami dari hari pertama sampai hari terakhir ini. Semoga apa yang saya tulis bisa membantu kalau ada yang sedang merencanakan perjalanan ke Jepang.
Banyak suka dan duka yang kami alami, yang semuanya membuat kami belajar untuk menerima kelebihan dan kekurangan kami masing-masing. Mulai dari nyasar, salah pesen makanan yang gak enak, kudu jalan kaki berkilo-kilo, tapi semuanya kita jalani dengan penuh tawa dan keceriaan. Jepang juga mengajarkan kami banyak hal tentang kesadaran akan kebersihan, sopan santun, budaya antri, dan banyak lagi.
Kami bener-bener jatuh cinta dengan Jepang, dan surely kami akan kembali suatu hari nanti. Arigatou, Jepang!

Comments
Post a Comment