Hari ini adalah hari ke-3 kami di NZ, dan pas hari ulang tahun suami saya. Bersyukur banget bisa punya kesempatan merayakan ulang tahun suami di NZ. It was really a dream come true!
Sebelum kami menuju Kaikoura, kami mampir dulu ke Wat Buddha Samakhee, sebuah vihara di pinggiran Christchurch untuk berdoa. Bangunan utama vihara kecil, tapi halamannya luas dan cantik banget.
Selesai berdoa, kami melanjutkan perjalanan meninggalkan kota Christchurch. Kami cukup beruntung cuaca hari ini cerah banget. Gak bakal bosen liat pemandangan landscape New Zealand di sepanjang perjalanan. Kamera rasanya nempel di tangan dan saya jadi pengen foto setiap saat untuk mengabadikan apa yang saya lihat dengan mata saya. Kami juga sempat berhenti beberapa kali di pinggir jalan untuk sekedar mengambil foto dan ngasih waktu anak menel jalan-jalan sesaat sebelum kembali ke carseat-nya =D
 |
| Driver kami yang paling handal selama di NZ hehehe... |
 |
| Suasana pinggiran kota yang berbeda dari Christchurch mulai terasa |
 |
| Pohon sakura yang sudah rontok total |
 |
| Kepalanya diganjel karena waktu tidur oglek-oglek kepalanya. Ini pose pas anaknya kebangun hehehe... |
 |
| Jalan-jalan meregangkan kaki dulu |
 |
| JHP241, rumah kecil kami |
 |
| Langit biru yang mempesona |
Perjalanan kami menuju ke Kaikoura, tapi sebelumnya kami singgah dulu di salah satu lookout yang keren banget, Cathedral Gully Viewing Area. Tempat ini cukup terpencil, karena harus keluar dari jalan besar. Jadinya agak memutar. Tapi bener-bener terbayar dengan pemandangan yang terpampang depan mata. Plus tempat ini agak less touristy, jadi asik banget menikmati sepinya tempat ini. Karena hari sudah agak siang, kami pun memutuskan untuk masak dan makan siang sebelum melanjutkan perjalanan.
 |
| Clay cliffs yang megah |
Perjalanan kami lanjutkan kembali. Semakin mendekati Kaikoura, pemandangan pun mulai berubah menjadi garis pantai, dengan sesekali diselingi gunung dan bukit.
Karena pak suami agak mengantuk, maka sekali lagi kami singgah di salah satu rest area yang memang disediakan pemerintah. Biasanya ada tanda di pinggir jalan yang menandakan tempat istirahat. Tandanya seperti ini :
Walaupun rest area yang kami singgahi termasuk random dan terpencil, tapi fasilitas meja dan tempat sampah yang disediakan luar biasa bersih. Pemandangannya pun indah banget. Kami menghabiskan waktu sekitar 20 menit untuk ngemil dan foto-foto.
Kami tidak berhenti lagi sampai Kaikoura, karena takut kemaleman. Kami langsung menuju ke Kaikoura Lookout, yaitu spot di atas bukit di mana garis pantai Kaikoura terlihat jelas. Karena terlihat dari tempat yang begitu tinggi, pemandangan di sini cukup spektakuler. Saat kami mulai mencapai atas bukit, saya sempat menahan napas saking takjubnya melihat pemandangan luar biasa yang terpampang di depan mata. Sayangnya, skill fotografi saya masih amatiran, jadinya tidak bisa menangkap seluruh keindahan yang saya lihat. Karena letaknya yang di atas bukit, anginnya pun kencang sekali. Kami menikmati pemandangan sambil menggigil kedinginan =D
 |
| View bagian kanan bukit |
 |
| View bagian kiri bukit |
 |
| Ini setting tripodnya pake tenaga dalam hahaha... Saking kencangnya angin, sambil foto sambil ngeri tripodnya tumbang |
 |
| Anak menel meringis diterpa angin kencang =D |
Sebelum melanjutkan perjalanan, kami ngemil dulu sambil ngaso setelah ditiup angin kencang selama kurang lebih 45 menit =D
Karena hari ini adalah hari ulang tahun pak suami, kami pun memutuskan makan malam yang agak special =D Kami ingin mencoba makanan yang paling terkenal di Kaikoura, crayfish! Kaikoura sendiri dalam bahasa Maori artinya kai = makanan, dan koura = crayfish (lobster air tawar). Kami mampir ke salah satu kedai yang terkenal di kalangan blogger, yaitu The Original Seafood BBQ. Kedainya kecil di pinggir jalan, berupa karavan kecil yang ditarik pake mobil. Yang jaga kedainya cuma 1 orang, dan yang makan lumayan rame. Ada turis Asia yang sepertinya traveling dengan sepeda juga lagi ngantri. Naik sepeda di musim seperti ini? Salut!!
 |
| In background : caravan beserta truk biru yang menariknya |
 |
| In background : cewek Asia yang bersepeda =D |
 |
| Crayfish!! |
Sambil menunggu pesanan, kami berjalan di sepanjang pantai persis di belakang kedai. Cuaca mulai gelap, tapi kami tetap foto-foto hehehe...
Sebenarnya kami ingin makan di kursi-kursi yang disediakan, tapi karena hari sudah agak gelap dan si pemilik kedai udah mau pulang, jadilah kami makan di campervan saja. This is it! Crayfish special dari Kaikoura!
 |
| Crayfish + salmon = PERFECT! |
 |
| MEWAH! #sekalikali |
Setelah perut terisi penuh, kami langsung menuju ke Kaikoura Peketa Beach Holiday Park untuk bermalam. Sebenarnya kami ingin mencoba freedom camping malam ini, tapi kami tidak ketemu freedom camping yang legal di sekitar Kaikoura, bahkan di Campermate pun tidak terlihat. Maka terpaksalah kami menginap di holiday park malam ini, karena kami tidak mau mengambil resiko kena denda $200 karena menginap secara ilegal.
Hari yang panjang, namun kami sangat puas dengan pengalaman pertama kami bersentuhan langsung dengan alam New Zealand. Hari berikutnya pasti tidak kalah serunya...
Cheers!
Comments
Post a Comment