 |
| Sarapan di fresh market |
 |
| Hasil belanjaan di farmers market. Sayur kale-nya tebel banget =D |
 |
| Sarapan anak kicik : fish burritos, ditemani si fish bungee balls =D |
Kami segera melanjutkan perjalanan ke Lake Rotoiti. Lake Rotoiti terletak di Nelson Lakes National Park. Di tempat ini, ada photo spot yang populer banget, yaitu di
jetty. Selain itu, banyak banget bebek berkeliaran di pinggiran danau, jinak banget, dan tidak takut dekat-dekat dengan manusia. Kay awalnya semangat mau ngasih makan bebek-bebek ini, tapi finally agak takut juga karena dipepet terus sama si bebek =D
 |
| Sepanjang jalan menuju Lake Rotoiti |
 |
| Harus extra hati-hati kalo jalan ditutupi salju begini, bisa licin banget |
 |
| Lake Rotoiti |
 |
| Populer di kalangan bebek yang mencari makan =D |
 |
| Akhirnya nangis =D |
 |
| So sweet banget liat couple opa-oma yang duduk diam berduaan sambil menikmati ketenangan di sekitar danau |
Karena sudah jam makan siang, kami masak dan makan dulu sebelum melanjutkan perjalanan. Kale yang tadi baru dibeli langsung dieksekusi. Walaupun hanya bermodalkan garam dan lada, tapi karena bahannya yang berkualitas, rasanya tetep enak banget..
Oh ya, karena kita orang Indonesia tulen, pastinya makan mesti pake nasi doonngg =D
Dan karena masak nasi itu butuh waktu, tiap pagi sebelum berangkat, kami sudah masak nasi dulu untuk dimakan sampe malem. Jadi gak bolak-balik masak nasi. Hemat waktu dan hemat gas hahaha...
Tujuan selanjutnya adalah Hanmer Springs. Kota ini terkenal akan sumber air panasnya. Kami tidak berencana untuk singgah sebenarnya, tapi perjalanan dari Lake Rotoiti menuju Arthur's Pass cukup panjang. Maka itu kami putuskan untuk menginap dulu di Hanmer Springs.
Untuk menuju Hanmer Springs, kita akan melewati Lewis Pass yang terkenal akan keindahan pemandangannya. Waktu yang diperlukan juga cukup panjang. Kami butuh 4 jam untuk sampai di tujuan, tentunya dengan 1-2x istirahat. Pemandangan di sepanjang jalan memang sangat indah.
Setibanya di Hanmer Springs, kami langsung menuju ke
free camping ground yang lokasinya agak dekat hutan. Karena hari masih terang, kami berjalan-jalan di sekitar camping ground tersebut. Tapi sayangnya kami tidak sempat mengambil foto apapun. Ditambah lagi kami mengalami kejadian tak terduga.
Menjelang malam, kami mulai bersiap untuk menyalakan gas untuk
heater dan masak. Tiba-tiba saja saya merasa cuaca di dalam van tidak hangat sama sekali. Suami berencana untuk keluar memeriksa gas. Tapi karena hari sudah malam, saat kami membuka pintu van, di luar gelap gulita dan juga terdengar suara binatang hutan, menambah suasana mencekam saat itu. Lumayan bikin galau saat itu =) Saat itu sebenarnya gasnya habis. Tapi karena ini pertama kalinya kehabisan gas, kami belum paham. Karena agak panik juga, akhirnya kami putuskan untuk pindah saja ke holiday park, supaya bisa menyalakan heater listrik, sekalian mengecek apa yang terjadi dengan gasnya. Karena kejadian-kejadian inilah akhirnya tidak ada 1 foto pun yang kami ambil di Hanmer Springs saking tegangnya =D
Setelah masuk ke holiday park, kami menyalakan heater, masak, makan malam, dan langsung tidur karena lelah dengan ketegangan yang terjadi hahaha...
Comments
Post a Comment